PM Bangladesh: Myanmar Harus Terima Kembali Pengungsi Rohingya

Dhaka - Perdana MenteriBangladeshSheikhHasina menyerukan kepada Myanmar untuk mengambil kembali ratusan pengungsi MuslimRohingya yang melarikan diri dari kekerasan di Negara BagianRakhine.
Ketika berbicara dalam kunjungan ke kamp pengungsian di Kutupalong, Bangladesh, Sheikh Hasina meminta Myanmar memandang situasi ini penuh dengan rasa kemanusiaan dengan mengatakan orang-orang tak bersalah mengalami penderitaan.
"Pesan pribadi saya sangat jelas bahwa mereka seharusnya mempertimbangkan situasi ini dari kacamata kemanusiaan," tegas PM Hasina kepada BBC pada Selasa (12/09).
"Karena orang-orang ini adalah orang-orang tak bersalah. Anak-anak, perempuan menderita. Orang-orang ini adalah warga Myanmar. Ratusan tahun lalu mereka sudah tinggal di sana. Bagaimana mereka menafikkan bahwa mereka bukan warga negaranya?"
Terus tampung
Sekitar 370.000 pengungsi Rohingya telah melarikan diri ke Bangladesh sejak Myanmar melancarkan operasi militer di Rakhine sebagai tanggapan atas serangan gerilyawan Rohingya, Tentara Pembebasan Rohingya Arakan (ARSA).
Militer Myanmar mengatakan operasi ditujukan untuk memerangi milisi Rohingya dan membantah menyerang warga sipil
MUNIR UZ ZAMAN/AFP Kamp-kamp yang ada di Bangladesh sudah terlalu penuh sehingga pengungsi baru menyebar di sembarang tempat.
Akan tetapi para pengungsi yang melarikan diri mengatakan pasukan membalas serangan gerilyawan Rohingya terhadap pos-pos polisi pada 25 Agustus lalu dengan kekerasan brutal yang diikuti dengan pembakaran desa-desa Rohingya dengan tujuan mengusir mereka.
Sebelum gelombang baru, Bangladesh sudah menampung sekitar 400.000 pengungsi Rohingya.
sumber:https://news.detik.com/bbc-world/d-3640536/pm-bangladesh-myanmar-harus-terima-kembali-pengungsi-rohingya?_ga=2.217067923.481490150.1505271693-1571818816.1505271693

Komentar
Posting Komentar